Tingkatkan Skill Jurnalistik Siswa, MTs KRM Marzuki Gandeng Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara

Tingkatkan Skill Jurnalistik Siswa, MTs KRM Marzuki Gandeng Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara

Tahunan - FDK Unisnu - MTs KRM Marzuki Cepogo Kembang Jepara bekerja sama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara dalam rangka menyelenggarakan Sekolah Jurnalistik Penyiaran, yang berlokasi di Ruang Seminar Pascasarjana Unisnu Jepara, pada Senin-Selasa (20-21/12). 

Sekolah Jurnalistik Penyiaran dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan tahlil, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Yuli Noer Hidayat selaku kepala MTs KRM Marzuki Cepogo, dan Abdul Wahab selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara. Kegiatan Sekolah Jurnalistik ini diikuti sebanyak 40 siswa dari jurusan Bahasa Inggris, mulai dari kelas 7, 8, hingga 9. 

Yuli Noer Hidayat, dalam sambutannya memberikan ucapan terimakasih kepada Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara yang telah bersedia diajak bekerjasama untuk menyelenggarakan Sekolah Jurnalistik tersebut. Sementara Abdul Wahab yang kebetulan pernah mengisi ceramah di MTs KRM Marzuki mengapresiasi para siswa yang sudah memiliki kemauan untuk mempelajari ilmu jurnalistik. "Untuk membuat berita, sebenarnya tradisi setiap daerah di Jepara bagus untuk diangkat ke media," ujar beliau di sela sambutannya. 

Materi 1

Foto: Khoirul Muslimin (Ka.Prodi KPI menyampaikan Materi Teknik Penulisan Berita)


Pada hari pertama, para siswa dibekali materi terkait teknik menulis berita, teknik pengambilan angle yang tepat, teknik wawancara yang baik, dan juga teknik editing video. Kemudian di hari kedua, mereka dibagi menjadi 10 kelompok untuk melakukan hunting berita di beberapa tempat yang sudah ditentukan. Meski sempat dilanda hujan, baik siswa maupun siswi tetap antusias melakukan hunting sesuai dengan arahan pembimbing mereka masing-masing. 

Hunting

Foto : Peserta melakukan hunting berita dengan wawancara dengan salah satu tokoh di Jepara.


Setelah selesai melakukan hunting dan menyusun berita, sebagian siswa berkumpul di labolatorium KPI. Kegiatan Sekolah Jurnalistik ditutup dengan pelaksanaan talkshow yang dipandu oleh Lutfatul Amalia sebagai host.

Rahma, selaku salah satu peserta sekolah jurnalistik mengaku sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini. Selain pengalaman baru, ia juga mendapat banyak ilmu baru di bidang kejurnalistikan. "Dua hari ini sangat berkesan bagi saya. Sebab, di sini saya mendapat beberapa ilmu baru, seperti cara membuat berita televisi, teknik mengambil angle, teknik wawancara, dan juga teknik video. Saya juga senang karena berkesempatan untuk mewawancarai Bupati Jepara secara langsung," ujar Rahma. Nur Rois salah satu guru pembimbing berharap agar kemampuan para siswa di bidang jurnalistik semakin meningkat pasca diselenggarakannya sekolah jurnalistik ini. (hilma)



Admin FDK

Komentar