Sampaikan Paper dalam Seminar International al-Qur'an; Abdul Wahab Bangga mewakili Unisnu Jepara

Sampaikan Paper dalam Seminar International al-Qur'an; Abdul Wahab Bangga mewakili Unisnu Jepara

Jakarta - Kementerian Agama, dalam hal ini Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an akan menyelenggarakan perhelatan akbar seminar Internasional Al-Qur’an pada tanggal 30 Agustus – 1 September 2016. Seminar yang telah berlangsung selama 3 hari ini bertema “Peran Mushaf dalam Membangun Peradaban Islam dan Kemanusiaan”. Tema-tema penting seputar mushaf Al-Qur’an telah dibahas oleh pakar-pakar Al-Qur’an dari beberapa negara Islam, seperti Mesir, Yordania, Iran, Pakistan, dan lain-lain. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin rencananya akan membuka secara langung perhelatan akbar yang akan diadakan di Hotel Aryaduta, Jakarta ini. Selain Menteri Agama, seminar ini  dihadiri oleh perwakilan dari beberapa negara Islam termasuk, Singapura, Malaysia dan Brunei.

Seminar Internasional Al-Qur’an yang dihelat tersebut menghadirkan beberapa ulama Al-Qur’an, di antaranya Prof. Dr. Abdul Karim Salih, Ketua Lajnah Muraja’ah Mushaf dari Mesir, Prof. Dr. Samih Atsaminah, Mantan Ketua Lajnah Murajaah Mushaf Yordania, dan Dr. Ahmad Miyyan At-Thanawi, Ketua Lajnah Murajaah Mushaf Pakistan. Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi dunia Islam, khususnya Indonesia. Selain itu, perwakilan negara MABIMS pun akan ikut menyemarakkan acara yang akan dibuka oleh Menteri Agama ini.

Tema-tema penting seputar mushaf Al-Qur’an akan dibahas dalam seminar internasional ini, di antaranya:

  • Kontribusi dan Upaya dalam Pelayanan Mushaf dari Masa ke Masa
  • Pengaruh Mushaf Al-Qur’an terhadap Umat Muslim dalam Bidang Peradaban dan Bahasa
  • Tradisi Penyalinan Mushaf Al-Qur’an antara Timur dan Barat Dunia Islam di Tengah Perkembangan Teknologi Modern
  • Keraguan Seputar Mushaf Al-Qur’an dan Sejarahnya.
  • Kodifikasi Mushaf Al-Qur’an dan Aliran Kaligrafi Arab
  • Mushaf Al-Qur’an dalam Seni Islam
  • Mushaf Al-Qur’an: Rasm, Dhabt, Waqf, dan Ibtida’
  • Mushaf Al-Qur’an dan Isu-isu Kontemporer
  • Mushaf-mushaf Kuno dalam Perspektif Filologi
  • Terjemah Al-Qur’an: Sejarah, Perkembangan dan Problematikanya.

Dari Unisnu untuk Indonesia

Dalam kegiatan akbar tersebut, Abdul Wahab, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara berhasil menjadi peserta mewakili Unisnu Jepara setelah bersaing ketat menembus peringkat 20 besar dari 162 paper yang diterima panitia. Sebagai peserta, Abdul Wahab memaparkan paper berjudul qabul ta'addudi thiraf al-mashahif al-Qur'ani (al-Dinamiqa wa al-isykalat); Resepsi terhadap keragaman Model Mushaf al-Qur'am (Dinamika dan Problematika). Baginya, momentum akbar tersebut menjadi kebanggaan yang tiada tara karena selain memperkenalkan Unisnu Jepara dalam forum berkelas international, juga bisa ngangsu kaweruh dengan para orang shalih ahli al-Qur’an. Momentum ini merupakan bagian dari free market of idea bagi pengayaan keilmuan dan bentuk kontribusi gagasan Unisnu Jepara untuk pengembangan keilmuan kontemporer, tambahnya. Semoga kegiatan serupa di masa mendatang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh dosen Unisnu Jepara. Amin. (Sh/admin)

 

Jakarta - Kementerian Agama, dalam hal ini Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an akan menyelenggarakan perhelatan akbar seminar Internasional Al-Qur’an pada tanggal 30 Agustus – 1 September 2016. Seminar yang telah berlangsung selama 3 hari ini bertema “Peran Mushaf dalam Membangun Peradaban Islam dan Kemanusiaan”. Tema-tema penting seputar mushaf Al-Qur’an telah dibahas oleh pakar-pakar Al-Qur’an dari beberapa negara Islam, seperti Mesir, Yordania, Iran, Pakistan, dan lain-lain. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin rencananya akan membuka secara langung perhelatan akbar yang akan diadakan di Hotel Aryaduta, Jakarta ini. Selain Menteri Agama, seminar ini  dihadiri oleh perwakilan dari beberapa negara Islam termasuk, Singapura, Malaysia dan Brunei.

Seminar Internasional Al-Qur’an yang dihelat tersebut menghadirkan beberapa ulama Al-Qur’an, di antaranya Prof. Dr. Abdul Karim Salih, Ketua Lajnah Muraja’ah Mushaf dari Mesir, Prof. Dr. Samih Atsaminah, Mantan Ketua Lajnah Murajaah Mushaf Yordania, dan Dr. Ahmad Miyyan At-Thanawi, Ketua Lajnah Murajaah Mushaf Pakistan. Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi dunia Islam, khususnya Indonesia. Selain itu, perwakilan negara MABIMS pun akan ikut menyemarakkan acara yang akan dibuka oleh Menteri Agama ini.

Tema-tema penting seputar mushaf Al-Qur’an akan dibahas dalam seminar internasional ini, di antaranya:

  • Kontribusi dan Upaya dalam Pelayanan Mushaf dari Masa ke Masa
  • Pengaruh Mushaf Al-Qur’an terhadap Umat Muslim dalam Bidang Peradaban dan Bahasa
  • Tradisi Penyalinan Mushaf Al-Qur’an antara Timur dan Barat Dunia Islam di Tengah Perkembangan Teknologi Modern
  • Keraguan Seputar Mushaf Al-Qur’an dan Sejarahnya.
  • Kodifikasi Mushaf Al-Qur’an dan Aliran Kaligrafi Arab
  • Mushaf Al-Qur’an dalam Seni Islam
  • Mushaf Al-Qur’an: Rasm, Dhabt, Waqf, dan Ibtida’
  • Mushaf Al-Qur’an dan Isu-isu Kontemporer
  • Mushaf-mushaf Kuno dalam Perspektif Filologi
  • Terjemah Al-Qur’an: Sejarah, Perkembangan dan Problematikanya.

Dari Unisnu untuk Indonesia

Dalam kegiatan akbar tersebut, Abdul Wahab, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu Jepara berhasil menjadi peserta mewakili Unisnu Jepara setelah bersaing ketat menembus peringkat 20 besar dari 162 paper yang diterima panitia. Sebagai peserta, Abdul Wahab memaparkan paper berjudul qabul ta'addudi thiraf al-mashahif al-Qur'ani (al-Dinamiqa wa al-isykalat); Resepsi terhadap keragaman Model Mushaf al-Qur'am (Dinamika dan Problematika). Baginya, momentum akbar tersebut menjadi kebanggaan yang tiada tara karena selain memperkenalkan Unisnu Jepara dalam forum berkelas international, juga bisa ngangsu kaweruh dengan para orang shalih ahli al-Qur’an. Momentum ini merupakan bagian dari free market of idea bagi pengayaan keilmuan dan bentuk kontribusi gagasan Unisnu Jepara untuk pengembangan keilmuan kontemporer, tambahnya. Semoga kegiatan serupa di masa mendatang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh dosen Unisnu Jepara. Amin. (Sh/admin)


Admin Unisnu

Komentar