Mahasiswa KPI, Gelar Kunjungan Kelembagaan ke Bawaslu Jepara

Mahasiswa KPI, Gelar Kunjungan Kelembagaan ke Bawaslu Jepara

Kota- Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi gelar kuliah kunjungan kelembagaan ke Bawaslu Kabupaten Jepara pada hari Jumat, 28 Mei 2021.

Kunjungan kelembagaan diawali dengan sambutan dari  Khoirul Muslimin sebagai dosen pengampu Mata Kuliah Komunikasi Politik, dilanjutkan dengan sambutan Sujiantoko Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara. Usai sambutan keduanya. Pembelajaran dilanjutkan dengan penjelasan fungsi dan peran Bawaslu oleh Abdul Kalim, Arifin, dan Muhammad Zarkoni.

Menurut Khoirul Muslimin selaku dosen pengampu Mata Kuliah Komunikasi Politik mengatakan bahwa tujuan pembelajaran ini agar mahasiswa memahami lembaga penyelenggara Pemilu terkait sistem pengawasan Pemilu di Indonesia.

"Topik kuliah kunjungan kelembagaan terkait dengan Fungsi dan Peran Bawaslu dalam penyelenggaraan Pemilu di Indonesia," ucap Khoirul.

Dia menambahkan, pembelajaran ini salah satu upaya menerapkan model pembelajaran PAIKEM yaitu Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, dan Menyenangkan.

"ya dengan berkunjung ke kantor mahasiswa bisa langsung tahu peran dan fungsi Bawaslu," imbuhnya.

Sementara itu, Sujianto Ketua Bawaslu Jepara dalam sambutannya menyampaikan  terimakasih kepada Komunikai Penyiaran Islam  Unisnu yang hadir ke Bawaslu untuk melaksanakan Kuliah Pengawasan di Bawaslu Jepara.

“Kami sangat berharap kegiatan seperti ini dapat  dilanjutkan seterusnya, bawaslu sangat terbuka dan siap support program ini. Apalagi sudah ada MoU antara bawaslu Jepara dengan pihak Unisnu sehingga kegiatan seperti ini adalah bagian dari implementasi dari kerjasama tersebut. Kegiatan sangat bermanfaat bagi bawaslu dan mahasiswa. Manfaat bagi mahasiswa mengetahui tentang pengawasan pemilu sedangkan manfaat bawaslu adalah bertambahnya kader-kader  pengawasan partisipatif. Sehingga semakin banyak pengawas partisipatif yang terlibat dalam pengawas pemilu, maka kedepan di Jepara pelaksanaan pemilu dapat tercipta secara demokratis, bermartabat dan berintegritas,” ujar Suji.

Menurut Hanifah komting menuturkan pembelajaran ini sangat menyenangkan, karena kami memahami fungsi dan peran Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu, disamping itu model pembelajaran yang dilakukan di luar kelas membuat kami langsung bisa mengenal komisioner  dan kantor Bawaslu Kabupaten Jepara.

“Kegiatan pembelajaran ini cocok, tidak membuat mahasiswa ngantuk apalagi jenuh, karena kegiatan pembelajaran dikemas dengan pola interaksi secara langsung, dan datang ke lokasi penyelenggara Pemilu,” kata Hanifah.

“Alhamdulillah, saya dapat buku dari Ketua Bawaslu, karena pertanyaan saya dianggap yang paling menarik,” tandasnya.


Admin FDK

Komentar