Bikin Film, Tunjukkan Eksistensi Mahasiswa FDK UNISNU


Jepara- Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UNISNU Jepara, mengadakan shooting pembuatan film (25-27/5), dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Sosiologi. Acara yang sudah direncakan sekitar dua bulan lebih tersebut mengambil setting lokasi pada beberapa tempat di desa Tahunan Jepara dan Kampus UNISNU Jepara.

Ahmad Robit Himami, salah satu Mahasiswa FDK yang didaulat menjadi sutradara film menjelaskan jika proses pembuatan film ini merupakan wujud pembuktian mereka sebagai Mahasiwa FDK yang berkonsentrasi di bidang Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Hal ini sekaligus mematahkan anggapan masyarakat bahwasanya, FDK bukanlah fakultas yang hanya bisa mencetak da’i yang bisa berceramah di atas podium saja. Aktifis UKK (Unit Kegiatan Kefakultasan) Teater TUMAN itu juga menuturkan bahwa “Di Fakultas Dakwah dan Komunikasi banyak profesi yang bisa kita masuki setelah lulus nanti. Model FDK di UNISNU adalah dakwah yang menjurus ke arah media masa, jadi nanti kita bisa jadi wartawan, announcer, pemain filem, suteradara filem, public relation dan sebagainya.” Kata Robit.

Filem semi dokumenter yang berjudul “Paijo” karya mahasiswa FDK UNISNU Jepara menceritakan tentang kehidupan seorang mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin. Berbagi jenis tipologi mahasiswa juga dimunculkan pada filem ini. Seperti mahasiswa kutu buku, jail, plyboy, jagongan dls. Hampir semua mahasiswa FDK Semester 4 ikut serta dalam proses pembuatan filem, sehingga lokasi shooting terkesan ramai dan meriah.

Rencananya, selain ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah sosiologi. Filem Paijo ini juga akan menjadi dokumentasi bagi fakultas dan jika dianggap layak nanti hasilnya akan ditayangkan di setasiun televisi lokal.
*Dari Sinna Sa’idah Az-Zahra
Penulis adalah Mahasiswi Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Semester IV

Admin Unisnu

Komentar